48319 KALI DIBACA

Kadis TRTB Harus Tanggungjawab, Bukti Kinerja Tak Becus

Kadis TRTB Harus Tanggungjawab, Bukti Kinerja Tak Becus

Terkait Papan Bilboard Tumbang

Medan | mediarealitas
Kepala Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan Ir Sampurno Pohan diminta harus bertanggungjawab penuh terkait tumbang nya papan reklame billboard di Jl Jamin Ginting dan Jl AH Nasution yang mengakibatkan korban luka luka terhadap pengguna jalan dan merusak rumah penduduk.

“Kadis TRTB harus bertanggungjawab seluruh kerugian. Ini bukti kinerja Kadis tak becus serta lemahnya soal pengawasan. Terlepas masalah ada tidaknya izin billboard dimaksud. Tapi semua itu karena buruknya kinerja pejabat di instansi dimaksud,” tegas anggota Komisi D DPRD Medan Ir Maruli Tua Tarigan kepada wartawan di gedung dewan, Senin (27/7).

Dikatakan Maruli Tua, penyebab tumbangnya papan billboard tentu karena kontruksi tiang yang tidak memenuhi standart. “Jika Dinas TRTB bekerja benar, seharusnya reklame dimaksud sudah ditertibkan, bukan menunggu tumbang sendiri sehingga makan korban. Pada hal, dalam 1,5 tahun terakhir, Dinas TRTB sudah diberikan wewenang penih menata reklame di kota Medan,” ujar Maruli lagi.

Ditambahkan politisi Nasdem itu, buruknya pengawasan Dinas TRTB terhadap reklame sudah terlihat sejak awal. Dimana, sejak peralihan penanganan reklame masalah izin dan pengawasan pada April 2014 lalu dari Dinas Pertamanan ke Dinas TRTB, terbukti penataan reklame semakin semrawut dan PAD merosot bahkan nihil pada tahun 2014.

“Kita melihat Kadis TRTB Sampurno selalu lempar masalah ke Dinas Pertamanan dengan alasan data belum diterima. Seharusnya, sambil menunggu data, soal ada tidaknya izin suatu reklame bisa didapat dilapangan. Karena semua reklame ada pemiliknya. Jika terbukti tidak dapat menunjukkan izin tentu segera dibongkar. Tapi faktanya lain, terkesan ada pembiaran reklame yang menyalah. Ini ada apa,” terang Maruli Tua.

Seharusnya kata Maruli Tua, Kadis TRTB sudah dapat bekerja sesuai SK Perwal pada April lalu. “Tidak ada alasan belum terima data. Jika tidak sanggup menjalankan tugas silahkan mundur atau menolak Perwal dimaksud. Bukan mengkambinghitamkan pihak lain yang notabene karena hubungan pribadi yang kurang harmonis. Sosok Sampurno merupakan tipikal pemimpin yang tak bertanggungjawab,” tanda Maruli.

Terkait hal tersebut, Maruli Tua yang duduk dikomisi D membidangi pembangunan mendesak Pemko Medan serta pimpinan DPRD Medan supaya segera merealisasikan pembentukan Badan Pengawas Pemko Medan. Badan pengawas tersebut diharapkan dapat memaksimalkan kinerja mengawasi izin dan penataan reklame di kota Medan. Selain itu, pansus reklame yang saat ini gigagas oleh beberapa Fraksi di DPRD Medan diharapkan segera terbentuk.(LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS