73719 KALI DIBACA

DPRD Medan Kebut Pembahasan LPj APBD 2014

DPRD Medan Kebut Pembahasan LPj APBD 2014

Bak bagaikan manusia “Super Hero” Anggota DPRD Medan menunjukan kekuatannya dengan melakukan dua pembahasan  sekaligus diantaranya, Pembahasan LaporanPertanggung Jawaban (LPJ) tahun Anggaran 2014 dan Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Plafon Prioritas Anggaran (PPAS) untuk Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2015.

Tentunya fenomena ini menimbulkan tanda tanya besar bagi beberapa kalangan masyarakat di kota terbesar ini. Bagaimana tidak, membahas dua agenda keuangan bukanlah pekerjaan yang mudah. Apalagi, keberadaan anggota dewan memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda.

Cerita punya cerita, kondisi ini berkaitan dengan masa bakti Walikota Medan HT.Dzulmi Eldin akan segera berakhir pada akhir Juli 2015 ini.

Anehnya lagi, pembahasan yang dilakukan diduga tidak sesuai dengan prosedur pembahasan yang dilakukan Badan Anggaran (Banggar). Dimana,  KUA PPAS P-APBD terlebih dahulu dibahas dan ditandatagani, sementara LPJ APBD 2014 belum selesai dibahas dan di evaluasi di tingkat DPRD. Ada Apa ?.

Yang  paling mencengangkan, pembahasan KUA PPAS P-APBD 2015 ini dibahas dengan waktu super singkat  dengan hanya empat hari pembahasan saja.

Keraguan pun muncul dari Ketua Panitia Khusus (Pansus) LPJ APBD TA 2014, Godfried Effendi Lubis saat dikonfirmasi wartawan terkait prosedur pembahasan ini.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini menilai tidak ada masalah dengan prosedur tersebut mengingat keduanya dilaksanakan berbarengan. “Saya kira tidak ada masalah, sah-sah saja,” jelas Godfries.

Namun saat ditanya LPJ APBD TA 2014 harusnya dituntaskan terlebih dahulu kemudian baru membahas KUA PPAS P-APBD, Godfried pun tidak membantahnya. Ia hanya beralasan lambatnya pembahasan LPJ APBD TA 2014 dikarenakan masalah Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK yang baru keluar akhir Juni Kemarin.

“Ya, itupun tidak jadi masalah. Intinya karena LHP kemarin itu terlambat keluar jadinya pembahasan berbarengan,” jelasnya.

Godfried juga membantah soal adanya tekanan pembahasan KUA PPAS terkait P-APBD 2015 dari Pemko Medan yang akan berbarengan dengan akan berakhirnya masa jabatan Walikota Medan. “Tidak, tidak ada tekanan dari siapapun, kalaupun ada anggapan public dengan dikaitkan akan berakhirnya masa bakti Walikota, itu sah-saja saja, silahkan saja,” jelasnya.

Politisi Dapil I Kota Medan ini pun mengakui jika proses pengajuan KUA PPAS tidak menjadi permasalahan jika diajukan oleh Pelaksana Tugas (Plt)  Walikota Medan nantinya. “Kalaupun KUA PPAS dan P-APBD dilakukan Plt Walikota juga tidak ada masalah. Yang jelas kita memberi ruang kepada Walikota untuk mengajukan ini, biarlah Walikota yang memulainya Walikota juga yang mengakhirinya,” jelasnya.

Godfried yang juga anggota Banggar DPRD Kota Medan mengatakan pembahasan LPJ APBD TA 2014 akan dilakansakan mulai Rabu ini. “Jadi untuk pembahasa LPJ APBD sudah mulai dilakasanakan hari ini,” jelasnya.

Sementara itu, data resmi yang diperoleh Wartawan berdasarkan hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) awal Juni kemarin, Badan Anggaran DPRD Medan menjadwalkan pembahasan KUA PPAS  selama empat hari yakni 07 Juli hingga 10 Juli 2014, KUA PPAS P-PAPBD pun akhirnya dijadwalkan untuk ditandatangani pada Senin 13 Juli 2015, pukul 14.00 Wib.

Begitupula pembahasan LPJ APBD TA 2014, DPRD menjadwalkan pembahasan hanya satu minggu saja yakni dari tanggal 07 Juli – 14 Juli 2015 yang kemudian disambung dengan pengambilan keputusan  LPJ APBD 2014 pada 15 Juli 2015 tepat dua hari sebelum hari raya idul fitri.(LR)

Subscribe

MEDIA REALITAS