54619 KALI DIBACA

Rapat Pembahasan LKPJ DPRD Medan Nilai Kinerja Dinas TRTB Belum Optimal

Rapat Pembahasan LKPJ DPRD Medan Nilai Kinerja Dinas TRTB Belum Optimal
example banner
Medan | mediarealitas 
Dewan Perwakilan Rakyat DaerahDPRD) Medan menilai kinerja Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan bertindak belum optimal bahkan buruk. Terbukti kondisi kota Medan secara umum khususnya dalam penataan bangunan dan reklame dalam 5 tahun rerakhir ini tampak semrawut sehingga estetika kota menjadi rusak.
  
Penilaian ini disampaikan Ketua pansus Landen Marbun, SH saat rapat pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Walikota Medan 2011-2015, Senin (22/6). Ikut dalam rapat anggota pansus, Ilhamsyah, Andi Lumbangaol, Waginto, Hj Hamidah, T Eswin. Sementara Dinas TRTB dihadiri Kadisnya, Sampurno Pohan serta Kepala Bappeda Zulkarnain.
 
Kepala Dinas TRTB Ir Sampurno Pohan pada saat rapat berlangsung mengakui masih lemahnya kinerja/pengawasan mereka karena minimnya tenaga pegawai  yang hanya 43 orang di Dinas TRTB. Menurut Sampurno, minimnya tenaga personil mengakibatkan hasil tidak maksimal. “Untuk sebuah kota metropolitan, tidak akan maksimal jika hanya diawasi 43 orang. Idealnya harus ada 140 orang. Selain itu kami juga minta supaya dibentuk badan pengawas di Pemko Medan,”, terang Sampurno.
 
Ditambahkan Sampurno, sebagai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas TRTB yakni memberikan pelayanan izin maksimal kepada masyarakat. Namun kata Sampurno, faktanya tugas itu bukan hanya itu saja, namun ditambah lagi masalah pembebasan tanah dan urusan penataan reklame. “Ini merupakan tugas berat”, ujar Sampurno seraya menyebutkan dengan tugas itu sangat berpengaruh terhadap upaya memaksimalkan capaian kinerja mereka.
 
Menanggapi hal tersebut, Landen Marbun menyayangkan alasan Kadis TRTB Sampurno Pohan yakni buruknya kinerja hanya karena minimnya personil. Ditekankan Landen, hendaknya Dinas TRTB menunjukkan kinerja yang konsisten melakukan tindakan terhadap bangunan yang menyalah. “Sebelum pembentukan Badan Pengawas dan penambahan personil terealisasi. Hendaknya, Dinas TRTB harus melakukan tindakan yang tegas kepada pemilik bangunan dan reklame yang menyimpang dan diyakini dapat membuat efek jera,”, tandas politisi Hanura ini. (LR)
 
example banner

Subscribe

MEDIA REALITAS