24619 KALI DIBACA

CPNS Harus Menjadi Pioner Dalam Penertiban Lapas Dan Rutan Aceh

CPNS Harus Menjadi Pioner Dalam Penertiban Lapas Dan Rutan Aceh

Banda Aceh | Realitas – Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh H. Agus Toyib, Bc.IP, SH. MH meminta kepada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dalam jajaran Kanwil Kemenkumham Aceh untuk menjadi pioner dalam melakukan pembenahan dan penertiban UPT Pemasyarakatan Aceh, sehingga UPT Pas Aceh semakin baik dalam memberikan pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat umumnya.

Demikian disampaikan Kakanwil H. Agus Toyib dalam sambutannya pada acara Penutupan Diklat Latihan Dasar Angkatan 7,8,9,10 Pola Kemitraan BPSDM Aceh dan Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh di BPSDM Banda Aceh Kamis (20/9/2018).

Hadir pada acara penutupan Diklat Latsar CPNS tersebut antara lain Kepala BPSDM Aceh DR. Mahyuzar, M.Si, Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Aceh, Ka UPT Pas Banda Aceh dan sekitarnya serta para pejabat Administasi Kantor Wilayah.

Kepala Kantor Wilayah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BPSDM Aceh atas kerjasamanya dalam pelaksanaan Latsar CPNS Kemenkumham dan kerjasama ini harus terjaga dan terbangun terus untuk mensukseskan tugas-tugas kedua instansi pemerintah tersebut.

Lebih lanjut Kakanwil menyampaikan arahannya kepada CPNS dan Ka UPT Pas yang hadir, bahwa akhir-akhir ini persoalan pemasyarakatan mencuat dan menjadi berita utama dibeberapa media cetak dan elektronik, kepada Ka UPT Pas yang hadir diminta untuk mengantisipasi dan mencegah segala bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Kepada CPNS sebagai tunas pengayoman Kakanwil meminta agar menjadi Pioner dalam pembenahan dan penertiban UPT Pas di Aceh.

Karena persoalan yang muncul di pemasyarakatan menjadi tanggung jawab kita semua untuk terus kita berbenah diri dan kita semua harus mengambil peran dalam melakukan perbaikan, jangan kita menjadi beban bagi pimpinan kementerian dan organisasi tempat kita bekerja karena CPNS ini diterima dengan seleksi yang sangat ketat, tegas Kakanwil.

Kita membutuhkan pegawai yang berkualitas dan berintegritas, profesional dalam tugas.

Kepada CPNS untuk menjaga integritas, sehebat apapun kita kalau tidak ada integritas akan merusak tatanan institusi, kita harus mencintai pekerjaan kita.

Oleh karena itu CPNS harus menerapkan Tata Nilai PASTI dalam tugasnya, harap Kakanwil Aceh tersebut.

Sementara itu Kepala BPSDM Aceh DR. Mahyuzar, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa diklat Latsar CPNS Kemenkumham ini dilaksanakan selama 113 hari kerja, yang dibagi dalam 33 hari secara Klasikal dan 80 hari kerja non klasikal atau aktualisasi ditempat tugas, kata DR. Mahyuzar, M.Si.

Kepala BPSDM mengharapkan kepada CPNS yang telah mengikuti Diklat Latsar ini dapat menciptakan aparatur negara yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Diharapkan kepada peserta diklat dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mementingkan kepentingan umum dari pada kepentingan pribadi atau kelompok, pungkasnya. ( H A Muthallib )

Subscribe

MEDIA REALITAS