1.000 Masyarakat Karo Akan hadiri Pelantikan DPC HMKI Medan

 Medan | mediarealitas

                Diperkirakan lebih dari 1.000 masyarakat Karo   akan menghadiri acara pelantikan  kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Masyarakat  Karo Indonesia  (DPC HMKI) Kota Medan periode 2015-2020 di  Balai Namaken Jalan Jamin Ginting Medan,  Jumat  (12/6). Selain  dihadiri langsung Ketua  Umum  DPP HMKI DR Ir Alexander Barus, para elit  Karo yang berasal dari lingkungan pemerintahan (eksekutif),  legislatif,  akademisi, tokoh  masyarakat, tokoh adat  serta tokoh pemuda juga akan menghadiri acara pelantikan tersebut.

                Demikian  terungkap dalam audiensi pengurus DPC  HMKI  Kota Medan dengan Ketua DPD HMKI Sumut Ruben Tarigan  SE yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut di ruang kerjanya Gedung DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (8/6).

                Dijelaskan Ketua DPC HMKI Kota Medan Gelora Kurnia Putra Ginting SSTP MAP didampingi sejumlah pengurus diantaranya Muhammad Edison Ginting S.Sos (Ketua I),  Bona Tarigan (Sekjen), Hendra Tarigan S.Sos (Koordinator Humas & Dokumentasi), Herri Tarigan (Ketua Panitia) dan Alex Ketaren, pelantikan akan dibuat semeriah mungkin sebagai momentum kebangkitan masyarakat Karo di Kota Medan.

                “Kita ingin menjadikan HMKI sebagai wadah untuk mempersatu seluruh masyarakat Karo. Artinya, sudah tidak zamannya lagi masyarakat Karo terpecah-pecah dan berjalan sendiri-sendiri. Jika seluruh masyarakat Karo bersatu, saya yakin banyak yang bisa kita lakukan untuk memajukan masyarakat Karo, termasuk memberikan kontribusi  guna mendukung pembangunan di Kota Medan,” kata Gelora.

                Untuk  itulah usai pelantikan, Gelora mengatakan seluruh pengurus akan menjalankan seluruh program yang telah disiapkan. Sebab, pria yang menjabat sebagai Camat Medan Tuntungan itu tidak ingin kehadiran HMKI di Kota Medan hanya seremonial tetapi harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama Suku Karo.

                Ketua I DPC HMKI Kota Medan, Muhammad Edison Ginting menambahkan, pelantikan meski dibuat semeriah mungkin namun dipastikannya sangat jauh dari kesan hura-hura. Kemeriahan  itu semata untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa telah lahir HMKI di Kota Medan yang akan menyuarakan dan memperjuangkan masyarakat Karo.

                Selain itu Ginting menegaskan, lahirnya HMKI di Kota Medan tidak terkait dengan pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan serentak pada Desember mendatang. “HMKI murni independen, kehadirannya untuk menjadi wadah pemersatu seluruh masyarakat Karo, terutama di Kota Medan. Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat karo untuk bergabung dengan HMKI.  Mari kita sama-sama berjuang  memajukan masyarakat Karo,”  ungkap Ginting.

                Sedangkan Sekjen DPC HMKI Kota Medan, Bona Tarigan menjelaskan persiapan pelantikan telah rampung 100 persen berkat kerja keras seluruh pengurus, anggota serta simpatisan HMKI.  Itu membuktikan kehadiran HMKI di Kota Medan telah mendapat simpatik dan apresiasi dari masyarakat Karo.

                “Untuk itulah HMKI akan memberikan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Karo. Kita ingin masyarakat Karo lebih maju lagi ke depannya, sebab kita memiliki potensi dan SDM yang cukup baik,” ungkap Bona.

                Sementara itu Ketua DPD HMKI Sumut, Ruben Tarigan  SE mendukung penuh pelantikan DPC HMKI Kota Medan. Namun dia berpesan agar pelantikan jangan  hanya meninggalkan seremonial , sebab tujuan lahirnya HMKI untuk mempersatukan sekaligus memperjuangkan seluruh masyarakat Karo sekaligus melestarikan kebudayaan Karo.

                “Jika ingin mendapat dukungan penuh dari masyarakat, tarutama masyarakat Karo, seluruh pengurus DPC HMKI Kota Medan harus lebih banyak membuat kegiatan-kegiatan  yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pesan Ruben.

                Kemudian Ruben mengingatkan untuk mengundang seluruh tokoh dan sesepuh masyarakat Karo yang ada di Kota Medan. Hal ini penting dilakukan agar keberadaan HMKI mendapat dukungan dan restu dari mereka. Sebab, keberadaan dan  seluruh gerakan yang dilakukan DPC HMKI Kota Medan tidak akan terlepas dari  adat isitiadat maupun kebudayaan Karo itu sendiri.