1110919 KALI DIBACA

Sedang Kumpulkan Uang: Satreskrim Polres Aceh Selatan Tangkap Tangan Oknum Kepsek SMA 1 Trumon Tengah

Sedang Kumpulkan Uang: Satreskrim Polres Aceh Selatan Tangkap Tangan Oknum Kepsek SMA 1 Trumon Tengah
Wakapolres Aceh Selatan, Kompol Iskandar (pakai baju dinas), Kasat Reskrim, Iptu Irwansyah (kemeja biasa) dan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Aceh Selatan, Ilham Mutafit, SH (baju dinas kejaksaan). Terlihat dua siswa/siswi diminta keterangan kejadian kasus pungli dana Program Indonesia Pintar (PIP).MEDIA REALITAS/ZULMAS

Tapaktuan I Realitas-Satreskrim Polres Aceh Selatan, berhasil tangkap tangan (BTT) Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMA.N.1 Kecamatan Trumon Tengah, ini sial (Drs MY), pada saat kumpulkan uang dari siswa di depan salah satu Bank di jalan Merdeka Tapaktuan.

Padahal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, memprogramkan untuk membantu siswa SMA kurang mampu yaitu Program Indonesia Pintar (PIP), yang sudah berlangsung tiga tahun itu tanpa pemotongan dari pihak manapun.

Namun oleh oknum Kepsek SMA.N.1 Kecamatan Trumon Timur, berinisial (Drs. MY) mencoba melakukan penyunatan (potongan) uang tersebut terhadap siswa/siswi. Per siswa Rp.333000,_(tiga ratus tiga puluh tiga ribu rupiah).

Menurut keterangan Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, ST Selasa (3/7/2018) melaui Wakapolres, Kompol Iskandar, didampingi Kasat Reskrim, Iptu Irwansyah dan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Aceh Selatan, Ilham Mutafit, SH diruang kerja Kasat Reskrim, mengakui ada tertangkap tangan oknum Kepsek SMAN 1 Trumon Tengah.

Kronologis kejadian pada pagi Selasa (3/7/2018), sebanyak 37 siswa/siswi SMAN.1 Kecamatan Trumon Tengah didampngi oknum Kepsek, mendatangi BANK BNI berlokasi pada jalan Merdeka Tapaktuan, mengambil dana Program Indonesia Pintar (PIP) per siswa Rp.1.000.000,_.

Namun setelah uang itu ditarik oleh siswa/siswi dari rekeningnya masing.masing. oleh kepala sekolah memanggil dua siswa, satu laki dan satu perempuan, menyuruh minta kumpulkan uang Rp.3.33000,-/siswa.

Sedang aksi pengumpulan uang tersebut terlihat oleh kepolisian Polres Aceh Selatan, orang rame-rame dan langsung berhenti dan menanyakan ada apa?

Setelah dijelaskan oleh siswa ia langsung melaporkan kejadian itu ke kasat Reskrim dan langsung menerjunkan anggotanya ke Tempat Kejadian Pelaku (TKP), dan oknum kepsek diboyong ke Mapolres Aceh Selatan bersama 37 siswa/siswi untuk diminta keterangan.

Lajut Wakapolres Kompol Iskadar, kepsek SMAN. Trumon Tengah ia ngakui adanya pemotongan guna untuk pembayaran uang Komite sekolah dan bayar gaji tenaga guru honorer termasuk angkos mobil yang disewa untuk angkut siswa/siswi dari Trumon ke Tapaktuan, katanya.

Kemudian dimintai keterangan pada beberapa siswa, juga mengakui ada pemotongan bayar uang komite dan yang lainnya. “Ini sudah berlangsung tiga tahun,” papar siswa.

Tambah Wakapolres Kompol Iskandar, uang hasil pungutan liar (pungli) itu berhasil diamankan sebanyak Rp.12.980.000,-.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono dihubungi Rabu (4/7/2018), menyangkut pungsi yang yerjadi di SMAN.1 Trumon Timur, tetap kita lanjutkan kasus tersebut, tegasnya singkat.(MR.ZULMAS)

Subscribe

MEDIA REALITAS